Beberapa Penyebab Bayi Tidak Mau Minum ASI

Produk

ASI mengandung nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang bayi seperti vitamin, mineral dan protein.

Tak heran bila banyak ibu berharap dapat menyusui dan memberikan ASI eksklusif pada bayinya.

Namun, ada bayi yang tiba-tiba mogok atau tidak mau minum ASI.

Mengapa bisa begitu?

Ini penyebabnya :

Pelekatan dan Posisi Menyusui

Hasil gambar untuk Perlekatan dan Posisi Menyusui
Jangan salah, posisi menyusui sangat penting dalam terhadap kenyamanan bayi. Posisi kepala, bahu dan tangan bayi akan menentukan apakah bayi dapat menyusui dengan lancar dan nyaman. Bisa jadi, selama ini posisi Anda menyusui bayi terlalu menekan bayi, membuatnya susah menelan hingga membuat bayi gelagapan atau sesak.
Anda juga perlu secara berkala memeriksa posisi bayi ketika menyusui. Perubahan posisi juga Anda perlu lakukan agar bayi tidak bosan dan berselara untuk menyusu.
Sementara pelekatan sangat penting untuk memastikan bayi mampu menghisap ASI keluar dari payudara Anda dengan lancar dan tidak menyakiti puting Anda sendiri.

Merasa Tidak Nyaman

Bayi bisa merasa tidak nyaman karena adanya rasa nyeri atau infeksi. Di antaranya, nyeri akibat tumbuhnya gigi, hidung tersumbat dan pilek, sariwan di sekitar lidah dan mulut hingga tekanan ngilu di telinga yang menganggu. Anda perlu mengidentifikasi dulu penyebab ketidaknyamanan itu, sebelum Anda mengembalikan selera bayi kembali menyusu.
Sementara waktu, Anda bisa mencari alternatif menyusui dengan tidak langsung ke bayi. Seperti menggunakan gelas atau sendok kecil agar bayi tetap bisa minum ASI.
Baca Juga :

Aroma Berbeda

Sadar atau tidak, bayi peka terhadap perbedaan aroma tubuh Anda. Bisa jadi, bayi tidak menyukai parfum, lotion, sabun, atau deodoran baru yang Anda pakai.
Makanan yang baru Anda konsumsi? Mungkin juga, Moms. Ada beberapa jenis makanan yang menimbulkan aroma menyengat atau menyebabkan keringat Anda mengeluarkan aroma tidak sedap juga bisa berdampak pada keengganan bayi menyusu.
Untuk bayi, aroma yang paling ia sukai adalah aroma asli tubuh ibu yang sudah dikenalnya sejak masih di dalam rahim selama 9 bulan dulu.

Produksi ASI Minim

Hasil gambar untuk produksi asi yang minim

Kurang sering menyusui (umumnya karena pemberian susu formula atau susu botol) hingga kehamilan baru dapat menyebabkan produksi ASI Anda berkurang. Akibat kurangnya produksi ASI,bayi menjadi tidak begitu bergairah menyusu bahkan mogok minum ASI sama sekali.
Agar produksi ASI kembali meningkat dan lancar, coba tingkatkan frekuensi menyusui bayi meski hanya sebentar-sebentar.
Baca Juga :

Stres

Seperti halnya Anda, bayi juga bisa stres dan frustasi. Seringnya Anda menunda waktu menyusui, seringnya Anda tinggal dan berpisah dalam waktu yang lama dengan Anda menguatkan perasaan itu.
Bagaimana mengatasinya? Anda perlu menjalin keakraban kembali kepada bayi Anda. Perseringlah melakukan kontak fisik pada bayi sepertin membelainya, menggendong dan mendekapnya.
Sumber artikel : kumparanmom

Madu Ummi Sebagai Pelancar ASI Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *