Ruqyah dalam bahasa Arab berarti mantera, Ruqyah Syar’iyyah adalah mantera yang disyariatkan (mantera dari Al-Qur’an, doa dari Rasulullah, atau doa kita sendiri) yang sesuai dengan tata cara yang telah diajarkan Rasulullah.
Tidak heran jika ada hadist yang mengatakan bahwa meminta ruqyah itu tidak boleh atau bahkan dikatakan syirik. Sedangkan ruqyah yang dimaksud adalah ruqyah syirkiyyah (ruqyah/doa yang mengandung kesyirikan didalamnya). Karena tidak mungkin perkataan Rasulullah bertabrakan dengan perkataannya yang lain apalagi dengan Al-Qur’an yang sudah jelas kebenarannya.

Baca juga : Keunggulan Madu Mix Super Healing Bisa Untuk Ruqyah
Syarat Ruqyah
Beberapa ulama seperti Ibnu Hajar dan al-Suyuti juga berpendapat bahwa ruqyah itu dibolehkan, selama tiga syarat itu terpenuhi, diantaranya :
- Ruqyah dengan menggunakan firman Allah Azza wa jalla atau asma’ dan sifat-Nya atau sabda Rasulullah SAW. taawaa al-‘Allamah Ibnu Baaz (II/384).
- Ruqyah harus di ucapkan dalam bahasa Arab, diucapkan dengan makna yang jelas dan dapat dipahami maknanya.
- Harus diyakini bahwa bukanlah zat ruqyah itu yang memberikan pengaruh, tetapi yang memberikan pengaruh itu ialah kekuasaan Allah subhanahuwata’alla, sedangkan ruqyah hanyak merupakan salah satu sebab saja. Lihat Fat-hul Baari (X/195).
Baca juga : Ini ciri kamu terkena gangguan jin atau guna-guna
Tata Cara Ruqyah Syar’iyyah
Karena demikian pentingnya penyembuhan dengan ruqyah syar’iyyah. maka setiap kaum Muslimin semestinya mengetahui tata cara yang benar, agar saat melakukan ruqyah tidak menyimpang dari kaidah syar’i. Berikut tata caranya :
- Keyakinan bahwa kesembuhan datang hanya dari Allah.
- Ruqyah harus dengan Al-Qur’an, hadist atau dengan nama sifat Allah, dengan bahasa Arab atau bahasa yang dapat dipahami.
- Mengikhlaskan niat dan menghadapkan diri kepada Allah saat membaca dan berdoa.
- Membaca surat Al-Fatihah dan meniup anggota tubuh yang sakit. Demikian juga membaca seluruh bacaan Al-Qur’an.
- Menghayati makna yang terkandung dalam bacaan Al-Qur’an dan doa yang sedang dibaca.
- Orang yang meruqyah hendaknya mendengarkan bacaan ruqyah, baik yang berupa ayat Al-Qur’an maupun doa-doa dari nabi.
- Meniup pada tubuh orang yang sakit di tengah-tengah pembacaan ruqyah.
- Jika meniup kedalam media air atau lainnya, tidak masalah . Untuk media yang paling baik ditiup adalah minyak zaitun.
- Mengusap orang yang sakit dengan tangan kanan.
- Bagi orang yang meruqyah diri sendiri, letakkan tangan ditempat yang dikeluhkan.
- Bila penyakit terdapat di salah satu bagian tubuh, kepala, kaki atau tangan misalnya, maka dibacakan pada tempat tersebut.
Meskipun telah mengetahui tata cara melakukan ruqyah syar’iyyah, Sahabat juga harus mengetahui bacaan apa saja yang harus dibacakan. Tidak perlu risau karena kami telah menghadirkan Buku Ayat-Ayat Ruqyah Syar’iyyah yang dilengkapi dzikir pagi-petang dan mutaba’ah harian yang tersedia di :
Shopee : https://shopee.co.id/product/502211211/8085820328?smtt=0.97891981-1648451551.9
Lazada : https://s.lazada.co.id/s.6GqKZ
Tokopedia : https://tokopedia.link/gxRC2JE7Kob


Baca juga : Astagfirullah, ternyata tanpa kita sadari seperti inilah gangguan jin