Manfaat Garam Himalaya, Benarkah Lebih Sehat dari Garam Biasa?

Produk

Garam Himalaya adalah salah satu garam yang paling murni di dunia. Berkat proses penambangan dan pengolahannya yang sangat alami, garam Himalaya bebas dari zat tambahan dan dianggap memiliki manfaat kesehatan lebih banyak daripada garam meja pada umumnya. Namun, benarkah demikian?

Tak seperti garam pada umumnya yang berasal dari laut, garam Himalaya berasal dari salah satu tambang garam tertua dan terbesar di dunia, yaitu Tambang Garam Khewra yang berada di kaki pegunungan Himalaya, Pakistan.

Tambang garam Himalaya yang berwarna merah muda ini diyakini terbentuk dari penguapan laut sejak jutaan tahun yang lalu, yang kemudian terkubur di bawah lapisan lava, salju, serta es pegunungan Himalaya.

 

Manfaat garam himalaya untuk kesehatan

Kandungan nutrisi pada garam Himalaya menawarkan banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari konsumsi garam Himalaya:

1. Melengkapi kebutuhan mineral

Garam pink ini mengandung banyak sekali mineral yang berbeda-beda, yakni sekitar 80 mineral. Hal ini bisa dilihat dari warna yang dimilikinya.

Sebesar 97% garam Himalaya terdiri dari natrium klorida dan sisanya 3% adalah mineral lain dalam konsentrasi kecil.

Selain kandungan zat besi yang memberikan warna pink, garam ini juga mengandung mineral magnesium, kalsium, kalium, fosfor, klorida, boron, yodium, seng, selenium, tembaga, dan masih banyak lagi.

Mineral-mineral dalam garam Himalaya ini bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan mineral tubuh.

Namun ingat, Anda juga perlu mendapatkan asupan mineral dari makanan lain karena kandungan mineral pada garam Himalaya masih terlalu sedikit untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian.

2. Mengandung antimikroba

Antimikroba dalam garam selama ini dimanfaatkan untuk mengawetkan makanan. Namun, lebih dari itu, ternyata antimikroba dalam garam Himalaya bermanfaat untuk kesehatan.

Antimikroba yang ada di dalam garam dapat digunakan tubuh untuk membantu tubuh melawan infeksi.

Asupan natrium tinggi yang diperoleh dari garam dapat meningkatkan respons kekebalan tubuh dan mempercepat masa penyembuhan.

Selain itu, menggunakan garam Himalaya untuk mandi atau dioleskan ke kulit juga dapat membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di kulit.

Namun, penelitian khasiat garam Himalaya ini masih terbatas dilakukan pada hewan di laboratorium.

Untuk menguji manfaatnya secara lebih pasti pada manusia, masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

3. Mempertahankan hidrasi tubuh

Seperti yang kita tahu, tubuh mengandung garam elektrolit untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan menjaga hidrasi tubuh.

Itu sebabnya, konsumsi garam Himalaya juga dapat membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan dan hidrasi.

Manfaat garam Himalaya ini juga membantu memperlancar komunikasi sinyal saraf dan fungsi otot-otot tubuh.

Dengan mengonsumsi natrium dalam jumlah yang tepat, artinya Anda sudah membantu mencegah keram otot dan masalah otot lainnya.

4. Menyeimbangkan pH tubuh

Selain membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh, natrium juga membantu menyeimbangkan pH tubuh.

Natrium dapat menetralkan asam dalam tubuh sehingga membantu menyeimbangkan pH tubuh. Oleh karena itu, konsumsi garam Himalaya bisa memberikan khasiat ini.

Dengan menyeimbangkan pH tubuh, Anda turut mencegah menurunnya kekebalan tubuh, hilangnya kepadatan tulang, dan batu ginjal.

Di sisi lain, garam Himalaya juga dapat digunakan sebagai antasida karena bisa menetralkan asam lambung yang berlebihan.

5. Menghilangkan racun dalam tubuh

Tak disangka, berendam dalam air hangat yang ditambahkan garam Himalaya juga dapat membantu tubuh mengeluarkan racun. Garam ini dapat membantu menarik racun keluar dari kulit dan jaringan lemak. Berendam dengan garam Himalaya juga membantu melemaskan otot-otot tubuh yang tegang setelah beraktivitas. Hal ini tentu membuat tubuh Anda menjadi lebih segar dan berenergi.

6. Mendukung fungsi organ tubuh

Manfaat lain dari garam Himalaya yaitu meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi dari makanan.

Bukan hanya itu itu, garam ini dapat menjaga kesehatan pembuluh darah, kekuatan tulang, fungsi saluran pernapasan, ginjal, dan kantong empedu.

 

Perbedaan garam Himalaya dengan garam biasa (garam dapur)

Tidak seperti garam meja yang biasa Anda pakai untuk memasak, garam Himalaya tidak melalui pemrosesan sehingga tidak ada zat tambahan yang dimasukkan ke dalamnya.

Hal ini membuat garam Himalaya memiliki kandungan mineral alami yang murni.

Selain itu, garam ini mengandung lebih sedikit natrium dibandingkan dengan garam meja sehingga sedikit lebih unggul dari garam dapur yang juga punya manfaat.

Pada seperempat sendok teh, garam meja mengandung 600 mg natrium, sedangkan garam Himalaya mengandung 420 mg natrium.

Hal ini menjadikan bahwa garam Himalaya dapat membantu Anda untuk mengontrol tekanan darah.

Itulah mengapa garam Himalaya baik dikonsumsi oleh orang dengan tekanan darah tinggi, gagal jantung, penyakit ginjal, atau sirosis hati.

Namun, asupan natrium yang berlebihan dari garam Himalaya tentu sama kurang baiknya dengan konsumsi garam dapur yang berlebihan.

American Heart Association merekomendasikan batas konsumsi natrium per hari tidak lebih dari 1500 miligram untuk orang dewasa, terutama yang mempunyai masalah dengan tekanan darah.

Garam Himalaya tidak sembarangan bisa Anda dapatkan karena bukan berasal dari laut seperti garam biasa. Garam ini terkubur selama ribuan tahun di bawah lapisan lava, salju, dan es.

Asal garam Himalaya adalah dari tambang garam terbesar kedua di dunia bernama Khewra Salt Mine yang berada di kaki pegunungan Himalaya, Pakistan.

Garam Himalaya merupakan salah satu garam paling murni yang ada di dunia. Oleh karena itu, kandungan natrium klorida pada garam ini bisa mencapai 98 persen.

Beberapa mineral lain seperti zat besi, kalium, magnesium, kalsium, dan sulfur juga melengkapi kandungan nutrisi garam Himalaya.

Nah, warna pink atau merah muda yang khas pada garam ini berasal dari kandungan zat besi di dalamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *